Kamis, 25 September 2014

Bentuk Energi dan Bahasa Termodinamika

Bentuk Energi
  Energi merupakan kemampuan suatu benda untuk melakukan usaha(kerja) atau gerak.

  Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnakan, tetapi dapat berubah bentuk (konversi) dari bentuk energi yang satu ke bentuk energi yang lain.

Menurut hukum Termodinamika Pertama, energi bersifat kekal.
 
    Bentuk Energi

      Energi ditemukan dalam berbagai bentuk termasuk diantaranya berupa cahaya, panas, kimia, dan gerak. Ada banyak bentuk energi, tetapi mereka semua dapat dimasukkan ke dalam dua kategori: potensial dan kinetik.

1.Energi Potensial
Energi potensial adalah energi yang tersimpan, dan energi karena posisinya - energi gravitasi. Ada beberapa bentuk energi potensial:


Energi Kimia adalah energi yang tersimpan dalam ikatan atom dan molekul.

Energi Mekanik adalah energi yang tersimpan dalam objek dengan ketegangan.

Energi Nuklir adalah energi yang tersimpan dalam inti atom. Jumlah energi yang sangat besar dapat dilepaskan ketika inti atom (nuklei) digabungkan atau dipecah.
Energi Gravitasi adalah energi yang tersimpan oleh obyek di ketinggian. Semakin tinggi dan berat objek, semakin banyak energi gravitasi disimpan.
 
. Energi Kinetik
Energi Kinetik adalah energi bergerak - gelombang, elektron, atom, molekul, zat, dan objek lainnya.Energi kinetik antara lain

Energi Radiasi adalah energi elektromagnetik yang bergerak dalam gelombang transversal.

Energi Termal, atau panas, adalah getaran dan gerakan atom dan molekul dalam zat.

Energi Gerak adalah energi yang tersimpan dalam gerakan benda. Semakin cepat mereka bergerak, semakin banyak energi yang disimpan. Dibutuhkan energi untuk membuat objek bergerak, dan energi akan dilepaskan ketika sebuah objek melambat.
Energi Suara adalah pergerakan energi melalui zat dalam gelombang longitudinal (kompresi / penghalusan).Energi Listrik disampaikan oleh partikel bermuatan kecil yang disebut elektron, biasanya bergerak melalui kabel.
 Termodinamika
 
Pengertian Menurut Bahasa

  Termodinamika berasal dari bahasa Yunani, yaitu thermos yang berarti panas, dan dynamic yang berarti perubahan.

Pengertian Secara Umum

  yaitu kajian mengenai kalor (panas) yang berpindah.

Konsep dasar dalam termodinamika

Pengabstrakkan dasar atas termodinamika adalah pembagian dunia menjadi sistem dibatasi oleh kenyataan atau ideal dari batasan. Sistem yang tidak termasuk dalam pertimbangan digolongkan sebagai lingkungan. Dan pembagian sistem menjadi subsistem masih mungkin terjadi, atau membentuk beberapa sistem menjadi sistem yang lebih besar.
Biasanya sistem dapat diberikan keadaan yang dirinci dengan jelas yang dapat diuraikan menjadi beberapa parameter. Dari prinsip-prinsip dasar termodinamika secara umum bisa diturunkan hubungan antara kuantitas misalnya, koefisien ekspansi, kompresibilitas, panas jenis, transformasi panas dan koefisien elektrik, terutama sifat-sifat yang dipengaruhi temperatur.
Hukum-Hukum Termodinamika
 
Hukum Awal (Zeroth Law)

  Hukum ini menyatakan bahwa dua sistem dalam keadaan setimbang dengan sistem ketiga, maka ketiganya dalam saling setimbang satu dengan yang lainnya.

Hukum I Termodinamika

  hukum ini terkait dengan kekekalan energi. Hukum ini menyatakan perubahan energi dalam dari suatu sistem termodinamika tertutup sama dengan total dari jumlah energi kalor yang disuplai ke dalam sistem dan kerja yang dilakukan terhadap sistem.

Hukum II Termodinamika: 

  Hukum kedua temodinamika terkait dengan entropi. Hukum ini menyatakan bahwa total entropi dari suatu sistem termodinamika terisolasi cenderung untuk meningkat seiring dengan berjalannya waktu, mendekati nilai maksimumnya.

Hukum III Termodinamika
  Hukum ketiga termodinamika terkait dengan temperatur non absolut.hukum ini menyatakan bahwa pada saat suatu sistem mencapai temperatur nol absolut, semua proses akan berhenti dan entropi sistem akan mendekati nilai minimum. Hukum ini juga menyatakan bahwa entropi benda berstruktur kristal sempurna pada temperatur nol absolut bernilai nol

Tidak ada komentar:

Posting Komentar